Perumahan DKI Jelaskan penyebab mundurnya pemenang Tender Rusun


KEPALA Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, mengklarifikasi terkait terus mundurnya penetapan, dan pengumuman 4 paket tender Rusun bernilai triliunan rupiah di Jakarta.

"Masih ada perbedaan masalah teknis, sehingga kami perlu klarifikasi ke Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa DKI (BPPBJ), Senin (25/11/2019). Menurut Kelik, pihaknya sudah bersurat terkait undangan klarifikasi sejak pekan lalu. "Kami sudah bersurat ke BPPBJ minggu lalu," kata Kelik.

Klarifikasi usulan penetapan pemenang 4 paket tender pembangunan Rusun rencananya akan digelar pada Selasa (26/11/2019).Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar dari kalangan penyedia atau kontraktor, seharusnya setelah klarifikasi pihak dinas perumahan sudah dapat menetapkan pemenang. Disebut bahwa selama dinas perumahan mengikuti prosedur sesuai perpres 16/2018 Perpres 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, dan Juknis Peraturan LKPP nomor 9 tahun 2018 tentang PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA MELALUI PENYEDIA, maka seharusnya Dinas perumahan sudah dapat menetapkan pemenang tender.

Kepala BPPBJ DKI, Blessmiyanda, tidak dapat dikonfirmasi terkait hal ini.


Dianggap Menghambat

Sebelumnya, Dinas Perumahan dan Pemukiman Pemprov DKI Jakarta (dinas perumahan) dinilai menghambat pembangunan rumah susun (Rusun) bernilai triliunan rupiah di Jakarta. Total terdapat 10 paket proyek pembangunan Rusun di Jakarta pada tahun anggaran 2019.


Sumber : Wartakota.com

Favoritkan

Komentar
Data sedang diproses, mohon tunggu......
Masuk Terlebih Dahulu
Top